Kupang-PNK, 20 Agustus 2026 – Politeknik Negeri Kupang (PNK) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop Redesain Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari upaya memperkuat relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDI).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2026, bertempat di Hotel Neo Kupang, diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan dari enam jurusan di lingkungan Politeknik Negeri Kupang. Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Kupang, Prof. Jappy Parlindungan Fanggidae, SE., MBA., Ph.D.
FGD dan workshop tersebut turut menghadirkan sejumlah stakeholder eksternal yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan kompetensi lulusan, di antaranya Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Perumda Air Minum Kota Kupang, PT PLN NPS PLTU Bolok, Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTT, serta konsultan pajak.
Kehadiran para stakeholder menjadi bagian penting dalam proses redesain kurikulum, khususnya untuk memperoleh masukan langsung mengenai kebutuhan kompetensi, perkembangan dunia kerja, perubahan teknologi, serta tuntutan profesional yang dihadapi lulusan ketika memasuki dunia kerja.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Negeri Kupang, Ibu Janri Delastriani Manafe, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama pimpinan Politeknik Negeri Kupang, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, baik dari dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, instansi pemerintah, asosiasi profesi, alumni, maupun unsur lainnya yang telah meluangkan waktu untuk hadir,” ujar Direktur PNK.
Menurutnya, keterlibatan stakeholder sangat penting karena kurikulum pendidikan vokasi tidak dapat disusun hanya berdasarkan perspektif internal perguruan tinggi. Kurikulum harus dibangun bersama para pengguna lulusan agar kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
“Kehadiran Bapak dan Ibu sangat penting karena kurikulum pendidikan vokasi tidak boleh disusun hanya berdasarkan pandangan internal kampus. Kurikulum harus dibangun bersama para pengguna lulusan agar kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan,” lanjutnya.
Direktur PNK juga menegaskan bahwa kurikulum tidak sekadar merupakan kumpulan mata kuliah, jumlah SKS, maupun pembagian tugas mengajar. Lebih dari itu, kurikulum merupakan bentuk komitmen institusi terhadap mahasiswa, orang tua, dunia kerja, dan masyarakat mengenai kompetensi yang akan dimiliki oleh setiap lulusan.
“Kurikulum merupakan janji institusi kepada mahasiswa, orang tua, dunia kerja, dan masyarakat mengenai kompetensi yang akan dimiliki oleh setiap lulusan Politeknik Negeri Kupang. Oleh sebab itu, kurikulum harus dirancang secara serius, terukur, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan FGD dan workshop tersebut tidak hanya menjadi kegiatan administratif untuk memenuhi kebutuhan dokumen akreditasi. Sebaliknya, forum tersebut harus menjadi ruang dialog yang terbuka dan konstruktif antara perguruan tinggi dengan para pemangku kepentingan.
“Saya berharap forum ini tidak sekadar menjadi kegiatan administratif untuk memenuhi dokumen akreditasi. Kegiatan ini harus menjadi ruang dialog yang terbuka dan jujur,” ungkapnya.
Para stakeholder, lanjut Direktur, diharapkan dapat memberikan masukan mengenai kompetensi teknis maupun nonteknis yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja, berbagai kelemahan lulusan yang masih perlu diperbaiki, perkembangan teknologi pada setiap bidang keahlian, serta peluang kerja dan usaha yang perlu diantisipasi oleh masing-masing program studi.
Redesain Kurikulum Berorientasi pada Capaian Lulusan
Penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam redesain kurikulum menempatkan capaian pembelajaran sebagai fokus utama proses pendidikan. Dengan pendekatan tersebut, proses pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi, tetapi juga pada kemampuan nyata yang harus dimiliki dan mampu diterapkan oleh mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikannya.
Dalam konteks pendidikan vokasi, pendekatan OBE menjadi penting karena keberhasilan pembelajaran perlu tercermin pada kompetensi lulusan yang relevan dengan kebutuhan profesi dan dunia kerja.
Melalui FGD, para stakeholder diberikan ruang untuk menyampaikan perspektif dan kebutuhan industri yang kemudian dapat menjadi bahan dalam penyempurnaan profil lulusan dan capaian pembelajaran. Masukan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara kompetensi yang diajarkan di kampus dengan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan.
Sementara itu, workshop menjadi ruang kolaboratif bagi unsur akademik dan stakeholder untuk membahas serta menyempurnakan rancangan kurikulum pada enam jurusan di lingkungan Politeknik Negeri Kupang.
Proses redesain tersebut diarahkan agar terdapat keterkaitan yang lebih kuat antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, mata kuliah, metode pembelajaran, serta sistem asesmen. Dengan demikian, setiap proses pembelajaran dapat memberikan kontribusi yang jelas terhadap kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi PNK untuk mengevaluasi kurikulum yang berjalan agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja. Masukan dari stakeholder diharapkan dapat membantu program studi mengidentifikasi kompetensi baru yang dibutuhkan industri, termasuk kompetensi teknis, keterampilan digital, kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, kerja sama tim, serta sikap profesional.
Melalui pelibatan aktif dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, pemerintah, asosiasi profesi, praktisi, dan pengguna lulusan, Politeknik Negeri Kupang berkomitmen membangun kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan masyarakat dan pasar kerja.
FGD dan Workshop Redesain Kurikulum Berbasis OBE ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Kupang sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.
Dengan kurikulum yang relevan, adaptif, terukur, dan berorientasi pada capaian, PNK berupaya memastikan bahwa lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta mampu beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan industri di masa depan. Humas PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/08/gambar_2026-08-24_121425754.png378505Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-08-20 18:30:002026-08-24 12:19:20PNK Gelar FGD dan Workshop Redesain Kurikulum Berbasis OBE, Perkuat Sinergi dengan Dunia Industri
PNK, 30 Juli 2026 – Politeknik Negeri Kupang (PNK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tahap I Perguruan Tinggi Swakelola Tipe II dan Tipe III Tahun 2026 dalam rangka Pelaksanaan Pendampingan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung A Politeknik Negeri Kupang, Kamis (30/7/2026).
Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani antara Direktorat Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Politeknik Negeri Kupang sebagai perguruan tinggi pelaksana pendampingan Program Revitalisasi SMA Tahun 2026.
Hadir mewakili Direktorat Sekolah Menengah Atas, Bapak Murjiyanto selaku Wakil Penanggung Jawab (WP) Pertama Direktorat SMA bersama Bapak Faizal Ismail Kasim selaku Penanggung Jawab (PJ) Program Revitalisasi SMA. Kehadiran tim Direktorat SMA disambut langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Kupang, Ibu Janri Delastriani Manafe, S.Sos., M.M., didampingi Ibu Deasi Delfiani Anastasia Arisandi Daud, SST.M.Si., selaku perwakilan Ketua Jurusan Teknik Sipil serta Ferdinan Nikson Liem, SST.,MT., Ph.D selaku Koordinator Fasilitator Program Revitalisasi SMA Tahun 2026.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Tahun 2026 merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas, aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Dalam implementasinya, perguruan tinggi diberikan peran sebagai mitra pendamping untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, prinsip akuntabilitas, serta memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.
Melalui penandatanganan PKS Tahap I ini, Politeknik Negeri Kupang memperoleh amanah untuk melaksanakan pendampingan terhadap satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi SMA Tahun 2026. Pendampingan tersebut meliputi penguatan aspek teknis, administrasi, serta pengawasan dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi dunia pendidikan.
Direktur Politeknik Negeri Kupang, Ibu Janri Delastriani Manafe, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada PNK merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan secara profesional dan berintegritas.
“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Direktorat Sekolah Menengah Atas kepada Politeknik Negeri Kupang. Melalui kerja sama ini, kami siap memberikan pendampingan secara optimal dengan mengedepankan profesionalisme, kompetensi, dan akuntabilitas, sehingga Program Revitalisasi SMA Tahun 2026 dapat terlaksana sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Direktur PNK.
Sementara itu, perwakilan Direktorat SMA, Bapak Murjiyanto, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Revitalisasi SMA. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan penguatan dari aspek teknis maupun tata kelola pelaksanaan program sehingga pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Faizal Ismail Kasim menyampaikan bahwa sinergi antara Direktorat SMA dan perguruan tinggi merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam memastikan setiap satuan pendidikan penerima program memperoleh pendampingan yang berkualitas. Dengan demikian, tujuan revitalisasi untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
Sebagai Perguruan Tinggi Vokasi yang memiliki kompetensi di bidang keteknikan dan pembangunan infrastruktur, Politeknik Negeri Kupang siap mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dalam mendukung pelaksanaan program ini. Keterlibatan dosen dan tenaga ahli diharapkan mampu memberikan pendampingan yang profesional serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hasil pembangunan pada satuan pendidikan penerima program.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Tahap I ini menjadi tonggak awal pelaksanaan pendampingan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Tahun 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Politeknik Negeri Kupang dalam mewujudkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Melalui kolaborasi ini diharapkan setiap program revitalisasi dapat menghasilkan sarana dan prasarana pendidikan yang memenuhi standar mutu, aman digunakan, nyaman bagi warga sekolah, serta mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif dan berkelanjutan. HUMAS/PPID PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/08/Doc1qqq.jpg7521908Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-07-30 18:30:002026-08-20 19:10:04Politeknik Negeri Kupang dan Direktorat SMA Tandatangani PKS Tahap I Pendampingan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMA Tahun 2026
Seminar Nasional Jurusan Teknik Elektro Bahas Inovasi Energi Terbarukan dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Berkelanjutan di NTT
PNK – Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Kupang sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dengan mengusung tema “Inovasi Energi Terbarukan, Sistem Kendali Cerdas, dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.” Kegiatan yang berlangsung pada 23 Juli 2026 di Gedung Auditorium Politeknik Negeri Kupang ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, praktisi, peneliti, serta perwakilan dari berbagai instansi sebagai wadah berbagi pengetahuan, hasil riset, dan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Mengawali kegiatan, Ketua Panitia Seminar Nasional, Olivia De Haviland Basoeki, SS.,M.Hum., PhD menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya dijelaskan bahwa seminar nasional ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Kupang dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ketua panitia juga menyampaikan bahwa pemilihan tema didasarkan pada besarnya potensi energi baru terbarukan di Nusa Tenggara Timur yang perlu dioptimalkan melalui pemanfaatan teknologi sistem kendali cerdas dan transformasi digital. Melalui seminar ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keteknikan.
Usai laporan ketua panitia, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Politeknik Negeri Kupang, Deetje Wieske Manuain, S.E., M.Si.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Jurusan Teknik Elektro atas terselenggaranya seminar nasional yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Menurutnya, perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kebutuhan industri.
Beliau menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari energi surya, angin, hingga biomassa. Potensi tersebut harus didukung oleh inovasi teknologi, sistem kendali yang cerdas, serta transformasi digital agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui seminar nasional ini, saya berharap lahir berbagai gagasan dan inovasi yang dapat diimplementasikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. Perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya solusi-solusi teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri,” ujarnya.
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ilmiah ini sebagai sarana memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan budaya riset, serta memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan sektor industri dalam mendorong percepatan transformasi teknologi di daerah.
Seminar nasional menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Jangkung Rahardjo, S.T., M.T. dari Departemen Teknik Elektro Universitas Telkom Bandung, Ir. Supriyanto, S.TP., M.Kom., Ph.D dari Divisi Teknik Biosistem, Fakultas Teknik dan Teknologi dan Asisten Bidang Layanan Agromaritim, Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship, Institut Pertanian Bogor, serta Dr. Ir. Folkes Laumal, S.T., M.T. dari Politeknik Negeri Kupang.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber mengulas berbagai topik strategis, mulai dari perkembangan teknologi energi terbarukan, implementasi sistem kendali cerdas, pemanfaatan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), hingga transformasi digital sebagai pendorong peningkatan daya saing industri dan pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait implementasi teknologi di berbagai sektor.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui penguatan pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Diharapkan, hasil diskusi dan pertukaran gagasan dalam seminar ini dapat melahirkan rekomendasi serta inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan percepatan pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
Seminar nasional ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan industri sangat penting dalam mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Kupang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan solusi nyata bagi kemajuan daerah. HUMAS/PPID PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-10.32.09-scaled.jpeg19202560Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-07-23 19:00:002026-08-04 18:52:17Seminar Nasional Jurusan Teknik Elektro Bahas Inovasi Energi Terbarukan dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Berkelanjutan di NTT
Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Kupang Gelar Kuliah Umum Manajemen Perbankan Bahas Peran Perbankan Dan BUMD Bagi Perekonomian NTT (1/7/2026)
PNK, 1 Juli 2026 – Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Kupang menyelenggarakan Kuliah Umum Manajemen Perbankan dengan mengusung tema “Peran Perbankan dan BUMD Dalam Meningkatkan Perekonomian Nusa Tenggara Timur” pada Rabu (1/7/2026) di Gedung Auditorium Politeknik Negeri Kupang. Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran vokasi yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri dan dunia usaha.
Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Dr. Maria Bernadetha Ringa, SE.,MM., yang menyampaikan bahwa kuliah umum ini diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan praktis dari para profesional di bidang perbankan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami tantangan dan peluang sektor jasa keuangan serta pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi Politeknik Negeri Kupang, Ibu Feny Susana Eky, SS.,,M.A.. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi vokasi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia kerja melalui penguatan keterampilan, wawasan industri, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Beliau juga mengapresiasi Jurusan Administrasi Bisnis atas penyelenggaraan kuliah umum yang menghadirkan praktisi sebagai narasumber sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif.
Kuliah umum menghadirkan tiga narasumber yang berpengalaman di bidang perbankan dan BUMD, yaitu Mevi Charles Dominggus Angi, S.E., selaku Komisaris Independen BPR Capital Pitoby; Joel Obaja Lak Apu, S.Kom., selaku Wakil Pimpinan Cabang Bidang Bisnis PT Bank NTT; serta Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M., selaku Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang.
Dalam pemaparannya, Mevi Charles Dominggus Angi, S.E. menjelaskan bahwa perbankan memiliki fungsi strategis sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali melalui pembiayaan kepada sektor produktif. Menurutnya, peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Joel Obaja Lak Apu, S.Kom. memaparkan pentingnya inovasi dan transformasi digital dalam dunia perbankan. Digitalisasi layanan keuangan dinilai mampu meningkatkan efisiensi, memperluas inklusi keuangan, serta memberikan kemudahan akses layanan perbankan kepada masyarakat. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi dan pelayanan agar siap menghadapi perkembangan industri keuangan.
Pada sesi berikutnya, Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M. menjelaskan bahwa BUMD memiliki peran penting sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah. Selain memberikan pelayanan publik, BUMD juga diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat melalui tata kelola perusahaan yang profesional dan berkelanjutan.
Diskusi berlangsung dengan antusias. Mahasiswa memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai berbagai isu, mulai dari peluang karier di sektor perbankan, pengembangan UMKM, transformasi digital, hingga strategi penguatan BUMD dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Umum Manajemen Perbankan ini, Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Diharapkan kegiatan ini mampu memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kompetensi profesional, serta mendorong lahirnya lulusan yang siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Nusa Tenggara Timur melalui sinergi antara perguruan tinggi, sektor perbankan, pemerintah daerah, dan BUMD. HUMAS/PPID PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/07/3.jpeg12001600Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-07-01 18:30:002026-08-04 18:42:05Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Kupang Gelar Kuliah Umum Manajemen Perbankan Bahas Peran Perbankan Dan BUMD Bagi Perekonomian NTT
Seminar Nasional Akuntansi Bahas Masa Depan Profesi Akuntan Di Era Ai Dan Otomasi, Selasa (23/6/2026)
Kupang, 23 Juni 2026 – Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Kupang menyelenggarakan Seminar Nasional Akuntansi dengan tema “The Future of Accountant: Etika, Peluang dan Tantangan dalam Menghadapi Era AI dan Otomasi” pada Selasa, 23 Juni 2026, pukul 09.00 WITA bertempat di Gedung Auditorium Politeknik Negeri Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa semester akhir serta Dosen Akuntansi yang antusias mengikuti pembahasan mengenai perkembangan profesi akuntan di tengah pesatnya transformasi digital.
Seminar dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Kupang, Ibu Janri Delastriani Manafe, S.Sos., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para narasumber serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya menyampaikan selamat datang dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para narasumber yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi pengalaman serta wawasan kepada mahasiswa kami. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Ketua Jurusan Akuntansi, seluruh Dosen, serta panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini sehingga dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Direktur Politeknik Negeri Kupang menegaskan bahwa tema seminar yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan dunia saat ini. Transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), analisis data, dan sistem otomasi telah mengubah cara organisasi menjalankan fungsi akuntansi dan keuangan.
“Berbagai pekerjaan yang dahulu dilakukan secara manual kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat melalui teknologi. Oleh karena itu, mahasiswa dan calon akuntan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut tanpa mengabaikan nilai-nilai etika profesi yang menjadi fondasi utama dalam praktik akuntansi,” tambahnya.
Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Reza Puji Paramitha, S.Akt., M.Ak., BKP, seorang Praktisi Pajak sekaligus Konsultan Pajak KMC Group, memaparkan materi mengenai perkembangan teknologi digital dalam dunia perpajakan serta peluang yang dapat dimanfaatkan oleh akuntan di era kecerdasan buatan. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan peningkatan kompetensi profesional agar akuntan tetap relevan dan mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak., CA, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha, membahas berbagai tantangan yang dihadapi profesi akuntan di tengah berkembangnya AI dan otomasi. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa meskipun teknologi mampu menggantikan berbagai pekerjaan rutin, peran akuntan sebagai analis, pengambil keputusan, dan penjaga etika profesi tetap sangat dibutuhkan.
Diskusi yang berlangsung interaktif memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menggali lebih dalam berbagai isu terkait penerapan AI, analisis data, digitalisasi sistem akuntansi, keamanan informasi, serta pentingnya etika dalam penggunaan teknologi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama sesi diskusi.
Melalui Seminar Nasional Akuntansi ini, Politeknik Negeri Kupang berharap dapat membekali mahasiswa dengan wawasan dan kompetensi yang relevan untuk menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis. Tema “The Future of Accountant: Etika, Peluang dan Tantangan dalam Menghadapi Era AI dan Otomasi” menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi bukanlah ancaman, melainkan peluang yang harus direspons dengan peningkatan keterampilan, integritas, dan profesionalisme.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik Negeri Kupang dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di era digital, khususnya dalam bidang akuntansi dan keuangan. HUMAS/PPID PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-23-at-12.06.08.jpeg9601280Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-06-23 18:30:002026-08-04 18:42:46Seminar Nasional Akuntansi Bahas Masa Depan Profesi Akuntan Di Era Ai Dan Otomasi
Pos Kupang dan Politeknik Negeri Kupang menandatangani MoU kerja sama di ruang rapat Rektorat Politeknik Negeri Kupang, Senin (11/5/2026).
PNK_Pos Kupang dan Politeknik Negeri Kupang resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Senin, 11 Mei 2026, bertempat di ruang rapat Rektorat Politeknik Negeri Kupang.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia media dan institusi pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang publikasi, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas pendidikan dan informasi publik di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pihak Pos Kupang menyampaikan komitmennya untuk mendukung publikasi berbagai program akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh Politeknik Negeri Kupang. Sementara itu, pihak Politeknik Negeri Kupang menyambut baik kerja sama tersebut sebagai peluang memperluas jejaring dan meningkatkan eksposur kegiatan kampus kepada masyarakat luas.
Direktur Politeknik Negeri Kupang, ibu Janri Delastriani Manafe, S.Sos.,MM menyampaikan bahwa kerja sama dengan media memiliki peran penting dalam membangun citra positif institusi pendidikan sekaligus menyebarluaskan informasi yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum melalui penyebaran informasi yang berkualitas dan terpercaya,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pos Kupang, ibu Margaretha Lin Wahyuningrum selaku pemimpin menegaskan kesiapan media untuk menjadi mitra strategis kampus dalam mendukung penyebaran informasi pembangunan pendidikan di daerah.
Melalui penandatanganan MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk menjalin kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk publikasi kegiatan kampus, program magang mahasiswa, pelatihan jurnalistik, hingga pengembangan kompetensi komunikasi dan media digital.
Acara penandatanganan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi singkat terkait rencana implementasi program kerja sama ke depan. HUMAS/PPID PNK
http://222.124.191.186/wp-content/uploads/2026/05/DSC01929-scaled.jpg14412560Humas PNKhttp://222.124.191.186/wp-content/uploads/2025/02/logo-UBAH.pngHumas PNK2026-05-11 20:30:002026-06-08 21:24:54Pos Kupang dan Politeknik Negeri Kupang Teken MoU Penguatan Kerja Sama Publikasi dan Pendidikan