
KUPANG, PNK —1 Juli 2025.Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), Tim Survei dari Dispora NTT dan Sekretariat Presiden melakukan kunjungan resmi ke Gedung Auditorium Politeknik Negeri Kupang (PNK) pada Senin, 1 Juli 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses peninjauan dan verifikasi kesiapan lokasi yang diusulkan sebagai venue cabang olahraga dalam perhelatan olahraga nasional empat tahunan tersebut.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Politeknik Negeri Kupang, Jemsrado Sine, ST., M.Eng., menerima langsung kunjungan tim tersebut dan menyampaikan komitmen institusi dalam mendukung pelaksanaan PON XXII/2028 secara optimal dan berintegritas.
“Secara prinsip, kami siap mendukung. Sebagai institusi pendidikan vokasi dan bagian dari masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami merasa terhormat jika dipercaya menjadi tuan rumah. Kami ingin menjadi suporter yang bukan hanya menyemangati, tetapi juga menjaga integritas pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Dalam penjelasannya, pihak PNK menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan penguatan koordinasi untuk menjamin penyelenggaraan kegiatan yang tertib dan profesional. Pihak kampus juga menyoroti pentingnya pembelajaran dari pengalaman masa lalu agar nama baik daerah dapat dijaga.
“Kami titip suara: jangan sampai terulang lagi kejadian seperti yang terjadi di Sumatera. Nama baik daerah menjadi taruhan ketika ada kesalahan dalam manajemen panitia,” tegas Jemsrado.
Selama ini, Gedung Auditorium Politeknik Negeri Kupang telah menjadi lokasi berbagai kegiatan, termasuk ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). Lebih dari 3.000 peserta telah memanfaatkan fasilitas kampus dalam berbagai event seperti silat dan futsal nasional. Namun, PNK juga mengingatkan perlunya etika penggunaan fasilitas dan penguatan sistem keamanan untuk mencegah kerusakan maupun insiden yang tidak diinginkan.
“Kami ingin memastikan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat memiliki semangat yang sama untuk menjaga nama baik lembaga dan daerah,” ujarnya.
Sebagai bagian dari tindak lanjut, PNK mengusulkan perlunya koordinasi terstruktur dan pengawalan administratif yang baik, termasuk antar-dinas maupun dengan kementerian terkait. Hal ini juga sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Ketua Panwasrah PON XXII/2028 sekaligus Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, dalam rapat koordinasi di Jakarta, 26 Juni 2025 lalu. Ia menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan dan penetapan cabang olahraga harus berpijak pada prinsip efisiensi, kualitas, serta kesiapan tuan rumah.
“Kami minta agar NTT dan NTB memprioritaskan cabor yang mendukung Olimpiade dan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), serta mempertimbangkan pembangunan venue yang berkelanjutan,” ujar Suwarno.
Senada dengan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo, dalam keterangannya di Lombok Tengah, 22 Mei 2025, menegaskan bahwa konsep PON ke depan harus mengedepankan prinsip sustainability (keberlanjutan) agar infrastruktur yang dibangun tidak mangkrak dan tetap bermanfaat pasca kegiatan.
“PON ke depan harus lebih berorientasi pada keberlanjutan. Jangan sampai venue yang sudah dibangun justru tidak akan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tandas Menpora.
Politeknik Negeri Kupang menyambut baik arah kebijakan tersebut dan siap berperan aktif tidak hanya sebagai lokasi pelaksanaan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung kelancaran logistik, kesiapan infrastruktur, dan penyediaan sumber daya pendukung lainnya.
Mengakhiri pernyataannya, Jemsrado Sine menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan ajang nasional seperti PON tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi, melainkan menjadi tanggung jawab bersama semua pemangku kepentingan.
“Koordinasi lintas dinas seperti kesehatan, perhubungan, akomodasi, hingga keamanan, harus diperkuat. Koordinasi vertikal dan horizontal, baik dengan pemerintah daerah maupun pusat, menjadi kunci keberhasilan bersama,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaboratif dan dedikasi tinggi, Politeknik Negeri Kupang siap menjadi bagian dari sejarah baru olahraga nasional, memastikan PON XXII/2028 menjadi ajang yang membanggakan bagi NTT dan Indonesia secara keseluruhan.***
Dokumentasi kegiatan kunjungan dapat diakses melalui kanal resmi Politeknik Negeri Kupang.
✍Humas PNK – Profesional, Informatif, Terpercaya.



